Perbedaan Mesin Tiger dan MegaPro, bagus mana

Perbedaan Mesin Tiger dan MegaPro. Mulai kapasitas mesin, sistem pendingin, desain kepala silinder, sistem pengapian mesin tiger vs megapro
Perbedaan Mesin Tiger dan MegaPro

Bagus mana Tiger atau MegaPro

Sepertinya membahas Perbedaan Mesin Tiger dan MegaPro menjadi hal penting. Terutama ketika kita ingin membeli motor bekas salah satu dari varian in.

Sebagai 2 motor legendaris dari Honda, keduanya punya karakteristik dan keunggulan.

Honda Tiger, termasuk varian Tiger Revo dan Tiger 2012, dikenal dengan performa tinggi dan spesifikasi yang mumpuni. Harga Tiger Revo yang relatif tinggi sebanding dengan fitur canggih dan kapasitas mesin besar.

Di sisi lain, New MegaPro dan MegaPro Primus menawarkan efisiensi bahan bakar dan kenyamanan berkendara. Dengan kapasitas mesin MegaPro sebesar 160 cc, motor ini menjadi pilihan ideal untuk penggunaan harian.

Artikel ini akan membahas perbedaan spesifik antara kedua mesin tersebut, termasuk perbandingan cc motor MegaPro dan Honda Tiger.

Beda Mesin Tiger vs MegaPro

Dalam dunia otomotif, Honda Tiger dan Honda MegaPro merupakan dua motor legendaris yang sering dibandingkan.

Kedua motor ini memiliki mesin dengan karakteristik yang berbeda, meskipun keduanya merupakan produk dari Honda. Berikut adalah beberapa poin perbedaan antara mesin Honda Tiger dan Honda MegaPro beserta penjelasannya.

1. Kapasitas Mesin

Honda Tiger dilengkapi dengan mesin berkapasitas 200 cc. Mesin ini dirancang untuk memberikan tenaga yang lebih besar dan performa yang lebih responsif.

Kapasitas mesin yang lebih besar memungkinkan Tiger untuk menghasilkan tenaga sekitar 16,7 hp pada 8.500 rpm dan torsi 1.64 kgf.m pada 7.000 rpm.

Tenaga ini cukup untuk memberikan akselerasi yang lebih cepat dan kemampuan untuk melibas jalanan menanjak dengan mudah.

Honda MegaPro:

Sebaliknya, Honda MegaPro memiliki mesin berkapasitas 160 cc. Mesin ini menghasilkan tenaga sekitar 13,5 hp pada 8.500 rpm dan torsi 1.3 kgf.m pada 6.000 rpm.

Meski kapasitasnya lebih kecil dibandingkan Tiger, MegaPro tetap menawarkan performa yang baik untuk penggunaan harian.

Mesin yang lebih kecil ini juga membuat MegaPro lebih hemat bahan bakar, cocok untuk perjalanan jarak jauh atau penggunaan sehari-hari di kota.

2. Sistem Pendingin

Honda Tiger menggunakan sistem pendingin oli (oil cooler) yang membantu menjaga suhu mesin tetap stabil meskipun digunakan dalam kondisi berkendara yang berat atau jarak jauh.

Sistem pendingin ini meningkatkan efisiensi mesin dan memperpanjang umur mesin dengan mencegah overheat.

Sementara itu, Honda MegaPro menggunakan sistem pendingin udara. Sistem ini lebih sederhana dan ringan dibandingkan dengan sistem pendingin oli, tetapi cukup efektif untuk kapasitas mesin yang lebih kecil.

Pendinginan udara cukup untuk menjaga suhu mesin tetap optimal dalam penggunaan normal sehari-hari.

3. Desain Kepala Silinder

Mesin Honda Tiger dilengkapi dengan desain kepala silinder SOHC (Single Overhead Camshaft) dengan empat katup.

Desain ini memungkinkan aliran udara dan bahan bakar yang lebih baik ke dalam ruang bakar, meningkatkan efisiensi pembakaran dan tenaga yang dihasilkan.

Honda MegaPro juga menggunakan desain kepala silinder SOHC, tetapi hanya dengan dua katup. Meskipun lebih sederhana, desain ini tetap memberikan performa yang baik dan cukup efisien untuk kebutuhan sehari-hari.

Dua katup lebih mudah dalam perawatan dan biaya produksi yang lebih rendah.

Informasi tambahan:

 4. Sistem Pengapian

Honda Tiger menggunakan sistem pengapian CDI (Capacitor Discharge Ignition).

Sistem ini lebih akurat dan cepat dalam menghasilkan percikan api yang dibutuhkan untuk pembakaran bahan bakar, sehingga meningkatkan efisiensi bahan bakar dan performa mesin.

Honda MegaPro juga menggunakan sistem pengapian CDI.

Meskipun sama dalam teknologi, settingan CDI pada MegaPro disesuaikan untuk memberikan performa yang optimal sesuai dengan kapasitas mesin yang lebih kecil, sehingga tetap efisien dan handal dalam penggunaan sehari-hari.

5. Transmisi

Honda Tiger dilengkapi dengan transmisi manual 6 percepatan. Transmisi ini memberikan fleksibilitas lebih dalam berkendara.

Ini memungkinkan pengendara untuk menyesuaikan gigi dengan kondisi jalan dan kecepatan yang diinginkan, memberikan pengalaman berkendara yang lebih dinamis.

Honda MegaPro menggunakan transmisi manual 5 percepatan. Meskipun satu gigi lebih sedikit, transmisi ini tetap memberikan performa yang baik dan cukup untuk kebutuhan berkendara sehari-hari.

Perpindahan gigi yang lebih sedikit juga dapat membuat pengendaraan menjadi lebih sederhana dan mudah dioperasikan.

Tabel Perbandingan Tiger vs Mega Pro

AspekHonda TigerHonda MegaPro
Kapasitas Mesin200 cc160 cc
Tenaga16,7 hp @ 8.500 rpm13,5 hp @ 8.500 rpm
Torsi1.64 kgf.m @ 7.000 rpm1.3 kgf.m @ 6.000 rpm
Karakter TenagaLebih kuat, akselerasi cepat, cocok jarak jauh & tanjakanCukup untuk harian, respons halus, lebih hemat
Sistem PendinginOil cooler (pendingin oli)Pendingin udara
Kelebihan PendinginLebih stabil pada perjalanan jauh, mesin lebih ademSimpel, murah perawatan, cukup untuk mesin kecil
Desain Kepala SilinderSOHC 4 katupSOHC 2 katup
Efek DesainPembakaran lebih efisien, tenaga lebih besarPerawatan mudah, cukup untuk harian
Sistem PengapianCDICDI
Karakter PengapianSettingan untuk power besarSettingan efisien untuk mesin kecil
Transmisi6 percepatan5 percepatan
Kelebihan TransmisiFleksibel, cocok touring, performa dinamisLebih sederhana dan mudah dioperasikan

Kesimpulan

Perbedaan antara mesin Honda Tiger dan Honda MegaPro terletak pada kapasitas mesin, sistem pendingin, desain kepala silinder, sistem pengapian dan transmisi.

Honda Tiger lebih cocok bagi mereka yang mencari motor dengan performa tinggi dan kemampuan akselerasi yang kuat.

Sementara itu, Honda MegaPro lebih cocok bagi pengguna yang menginginkan motor yang efisien, mudah perawatan dan ekonomis untuk penggunaan harian.

Keduanya memiliki keunggulan masing-masing yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan preferensi pengendara.